Rabu, 05 Okt 2022
  • MI AL IRSYAD AL ISLAMIYYAH KOTA MADIUN BERAKHLAK MULIA, UNGGUL DALAM PRESTASI SERTA PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN

PEMBINAAN TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN MI AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH KOTA MADIUN

05
Okt 2022
Hari : Rabu , Jam :

Menuju acara : Hari + : :

Lokasi :
PEMBINAAN TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN MI AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH KOTA MADIUN

PEMBINAAN TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN

MI AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH KOTA MADIUN OLEH MPP

TAHUN AJARAN 2022-2023

 

Kegiatan pembinaan tenaga pendidik dan kependidikan MI Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Madiun oleh MPP dari Purwokerto sukses digelar pada hari Jumat, 29 Juli 2022 bertempat di Kampus MI Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jl. Diponegoro No. 112B. Kegiatan tersebut di ikuti oleh semua guru MI Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Madiun. Pembinaan tersebut dibagi kedalam dua sesi. Sesi pertama yaitu pembinaan oleh MPP kepada wali kelas dan guru mata pelajaran (mapel) pukul 08.00-selesai dan sesi ke-dua pembinaan oleh MPP kepada Kepala dan Wakil Kepala (WAKA) pukul 13.00-selesai.

 

 

Penyelenggaraan kegiatan pembinaan tersebut bertujuan untuk memberikan pengarahan agar lebih meningkatkan kualitas mutu kinerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang ada disekolah. Pembinaan tersebut juga sebagai media evaluasi tentang proses pelaksanaan pembelajaran dan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan di sekolah. Dalam arahannya bapak Nandi Mulyadi selaku MPP menyampaikan bahwa pentingnya mengelola dan manajemen kelas, bagaimana mengatur dan menata ruang kelas agar anak didik lebih nyaman dalam pembelajaran.

 

Beliau juga menyampaikan bahwa kelas ideal itu dibagi menjadi dua yaitu secara fisik dan non fisik. Kelas ideal secara fisik mencakup kelas yang rapi dan bersih, tata letak tempat duduk yang dinamis, adanya gambar dan poster yang berbicara serta perlengkapan dan sarana prasarana yang lengkap. Sedangkan kelas ideal secara non fisik mencakup situasi dan suasana dalam pembelajaran.

 

 

Jadi dalam hal ini para guru diajak untuk berfikir tentang bagaimana cara agar siswa nyaman dan senang dalam pembelajaran. Selain itu beliau juga menyampaikan tentang role and procedure, bagaimana murid itu berperilaku dan bagaimana sesuatu dilakukan. Dalam hal ini maksudnya adalah sebelum seorang guru memberikan perintah kepada siswa hendaknya seorang guru harus memberikan contoh terlebih dahulu agar siswa lebih faham. Kegiatan pembinaan tersebut berjalan dengan lancar.

Agenda Lainnya

KELUAR